Intip 2 Penyebab Psikopat Paling Fatal

Psikopat merupakan gangguan kepribadian yang ditandai dengan berbagai sifat tidak menyenangkan, seperti: antisosial, tidak punya empati, kasar, manipulatif dan senang mencari sensasi. Dalam novel seri Fantasteen They Call Me Psychopath, karya Firdhania Puteri mengisahkan tentang seorang gadis bernama Jessie yang disukai teman-temannya karena ramah dan humoris, tapi ternyata seorang psikopat.

Seseorang tidak secara tiba-tiba berubah menjadi psikopat, ada penyebab yang sering dijadikan alasan munculnya prilaku tersebut.

  • Pengaruh Genetik

Penelitian terhadap penderita psikopat menyimpulkan bahwa terjadi gangguan pemusatan perhatian dalam otak penderita.  Hal tersebut disebabkan karena bagian otak amygdala tidak normal. Amygdala adalah bagian otak untuk memproses emosi seperti rasa takut dan empati. Sayangnya, bagian tersebut pada penderita berfungsi lebih lambat atau bahkan tidak berfungsi sama sekali.

Selain amygdala bagian otak yang disebut kortes frontal orbital yang berfungsi untuk mengambil juga mempunyai pengaruh terhadap penyakit ini. Karena ketidak normalan bagian otak ini penderita pun kesulitan dalam mengambil keputusan yang tidak membahayakan orang lain juga dirinya sendiri.

  • Pengalaman Traumatis

Biasanya hal ini terjadi saat penderita masih sangat kecil. Pola asuh orangtua menjadi penyebab utama, bisa karena tindakan kasar, pelecehan, penelantaran, orang tua terhadap anaknya. Atau perkelahian orang tua, dan kecanduan alkohol. Kondisi tersebut mengakibatkan trauma terhadap anak yang akhirnya memiliki gangguan kepribadian.

Waw, cukup ngeri ya ternyata. Tapi, bukan berarti tidak bisa diobati loh. Masih penasaran dengan psikopat? Cus, baca buku They Call Me Psychopath biar lebih puas yang Deluxe Edition biar ceritanya gak kepotong.