5 Alasan Kenapa Kamu Harus Baca Novel Rinjani, Sebelum Terlambat

Siapa bilang novel Pastelbooks cuma cinta-cintaan doang? Banyak juga kok tema lain. Ini misal novel Rinjani yang berkisah tentang gadis asal Serang yang berhasil merantau ke Tiongkok. Banyak hal yang bisa bikin kamu termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan baca kisah Ririn, panggilan akrab Rinjani. Simak yuk, 5 alasan kenapa kamu harus baca novel Rinjani ini:

  • Jadi Gatel Pengen Punya Banyak Aktivitas

Aktif di organisasi, naik gunung, olahraga, belajar bahasa asing, sampai menyempatkan jadi relawan untuk kegiatan sosial, semua dilakukan Ririn di masa SMA-nya. Selain buat nambah pengalaman, ketemu teman baru, punya segudang aktivitas juga baik untuk self-esteem kamu sebagai pelajar loh. Jadi gak kudet dan minderan gitu anaknya. Kamu jadi lebih percara diri dan bisa diandalkan teman-teman karena lebih tahu banyak hal. Belum lagi deretan aktivitas tersebut bisa jadi senjata saat apply beasiswa ke universitas impian.

  • Gak Gampang Terpengaruh Pendapat Orang

Rinjani ini gadis yang punya prinsip, kuat kemauannya. Kalau dia merasa terganggu dan gak suka akan suatu hal dia gak ragu untuk bilang “no”. Jadi orang kayak gini juga ada plus minusnya sih, ya. Namanya manusia pasti ada kelemahannya. But at least, kamu bisa belajar untuk tidak menghiraukan pendapat orang selama apa yang kamu lakukan itu positif.

  • Mau Mulai Berbagi

Karena kegemarannya belajar bahasa Inggris, Ririn jadi punya inisiatif untuk mengajar anak-anak di sekitar rumahnya. Apa yang menurut kita sepele, bisa jadi sangat berharga bagi orang lain, hal itulah yang membuat Ririn tergerak untuk turut andil memulai kepeduliannya di dunia pendidikan.

  • Cepat Bangkit

Gagal masuk universitas impian, gak membuat Ririn berlama-lama dalam keterpurukan. Dia segera bangkit dengan dukungan keluarga dan teman-temannya. Mencari celah dan kesempatan yang bisa dia gapai. Satu pintu tertutup pasti ada banyak pintu lain yang terbuka, tinggal seberapa keras usaha kita mencari pintu yang memang ditakdirkan kita ketuk.

  • Gak Pernah Berhenti Belajar

Meski sempat trauma dengan pondok pesantren, dan males sama kajian-kajian Islam, dalam perjalanannya Ririn tetap mau menerima masukkan-masukkan yang datang kepadanya. Sampai akhirnya dia mantap dan lebih banyak menggali ilmu keislaman. Ririn juga gak cepat puas dengan pendidikan yang dia dapat. Dia terus berusaha mencari tempat dan orang-orang terbaik untuk belajar hal-hal baru yang bermanfaat.

Kebayang kan serunya mengikuti kisah di novel Rinjani? Kalau belum kebayang mending baca aja langsung, apalagi kalau merasa kamu tipe anak keras kepala dan susah diatur. Punya sikap yang kaku kayak kanebo, gampang kesulut emosi. Nah, cocok deh sama Ririn. Dia bakal ngasih lihat caranya berubah jadi lebih baik tanpa menggurui.