7 Frasa Bahasa Inggris yang Sering Salah Ucap, Pernah Gak?

Code mixing atau campuran bahasa tengah menjadi tren di kalangan anak-anak remaja saat ini.

Mencampurkan bahasa Indonesia dan Inggris menjadi favorit.

Katanya, anak Jaksel nih yang kayak gini.

Saat berbicara, mereka akan mencampurkan kedua bahasa tersebut.

Memang terlihat sedikit “keren” sih, tapi kalau salah? Apa jadinya?

Ada beberapa frasa (gabungan beberapa kata) yang mungkin sering diucapkan bahkan populer, ternyata dilihat dari struktur bahasa Inggrisnya menyalahi aturan atau salah.

Berikut frasa-frasa yang ternyata salah ketika pengucapannya.

1. Thanks God

Pernah mengucapkannya? Atau update status dengan frasa itu?

Memang kedengarannya seperti Thanks God.

Tapi ternyata, yang benar adalah Thank God.

Thank God berasal dari kata “I thank God” yang berarti “saya berterimakasih atau bersyukur kepada Tuhan”.

Sama halnya dengan kata “Thank You”.

Sedangkan kata Thanks sendiri berasal dari singkatan dari “Thank You”.

Jadi sudah tahu kan sekarang?  Memang sih, bahasa Inggris itu satu huruf saja bisa mengubah makna.

2. Thanks before

Masih berhubungan dengan berterimakasih.

Dalam bahasa Indonesia, kita pasti sering mengucapkan “terima kasih sebelumnya”.

Kalau diubah dalam bahasa Inggris, jadi “thanks before”.

Kalau untuk bahasa Indonesia itu benar. Tapi dalam bahasa Inggris, tidak ada ungkapan seperti itu.

Jadi untuk mengucapkan “terima kasih sebelumnya”, bisa dengan kata “thanks anyway”.

Kenapa “thanks before” tidak bisa digunakan, sebab kata “before” adalah sebuah preposisi yang harus diikuti kata benda.

3. Worthed

Kata ini sering sekali diungkapkan untuk menunjukkan banding atau tidaknya suatu hal.

Misalnya, “Gimana barangnya, worthed gak?” Hal itu menunjukkan apakah harga yang dikeluarkan sebanding dengan barangnya atau tidak.

Nah, kata itu seharusnya diganti dengan frasa “worth it”.

Memang sih, kalau dalam film atau WNA bicara cepat, frasa itu terdengar seperti “worthed”.

4. Boring

Yang satu ini nih, kita pasti sering menggunakannya.

Boring. Kita mengucapkannya ketika merasa bosan. “Saya boring nih”.

Kalau diartikan, kalimat itu menjadi “Saya membosankan, nih”.

Jadi untuk lebih tepatnya, harusnya menggunakan kata “bored”.

5. First love never dies

“Cinta pertama tidak akan mati”. Kata itu yang sebenarnya ingin diucapkan dalam bahasa Inggris.

Namun nyatanya, yang tepat bukanlah “First love never dies”, tetapi “first love lies deep”.

Kalau untuk orang Indonesia mungkin akan mengerti.

Tapi saat ingin menggombal untuk orang bule, mereka lebih mengenal yang kedua.

6. No hurt feeling

Sama halnya dengan kata Worthed, frasa ini juga tidak ada maknanya.

Saat ingin mengucapkan tidak tersinggung atau menyakiti perasaan, frasa yang tepat adalah “no hard feeling”.

 Hurt dan hard memang dalam pengucapannya hampir sama, jadi susah dibedakan.

7. Join with us

“Bergabung dengan kita!” Sebuah ajakan, yang kalau di-translate dalam bahasa Inggris pasti sering menjadi ‘”join with us”.

Sebenarnya, ajakan tersebut cukup dengan frasa “join us” saja. Sebab, frasa itulah yang paling tepat digunakan.

So, kamu jangan gitu lagi ya nanti pas campurkan bahasa Indonesia dengan Inggris.