Esensi Lain Dari Lomba 17-an

Esensi Lain Dari Lomba 17-an

Tanggal 17 Agustus nggak lengkap rasanya tanpa perayaan. Di berbagai daerah merayakannya ramai dengan caranya masing-masing. Tapi ngeh nggak sih kalau di setiap daerah pasti saja ada lomba yang serupa semacam lomba makan kerupuk, balap karung, tarik tambang? Nah, ternyata bukan hanya iseng, lomba ini juga punya makna dalam merayakan hari kemerdekaan.

  1. Lomba makan kerupuk

Lomba ini mengajari kita untuk selalu semangat meskipun hidup membawa kita terombang-ambing seperti kerupuk. Bahwa nyatanya hidup nggak selalu tentang hasil, namun juga cara kita memperolehnya.

 

  1. Lomba balap karung

Kalian tahu nggak?  Lomba balap karung telah ada sejak kependudukan Belanda di Indonesia. Nggak hanya itu, lomba balap karung juga dapat ditemukan di berbagai negara lain seperti India dan Spanyol. Disana mereka memainkannya ketika musim panas. Lomba ini memberi makna kepada kita bahwa untuk mencapai tujuan, kita harus berusaha  keras. Kalau jatuh, jangan takut untuk bangun kembali.

 

  1. Lomba bakiak

Dibutuhkan kekompakan supaya bisa menang lomba bakiak. Ketika satu jatuh, yang lain akan ikut jatuh. Kita akan belajar bagaimana menyatukan tujuan, mengurangi ego, dan kerja sama saat bermain bakiak.

 

  1. Lomba tarik tambang

Permainan ini membutuhkan kekuatan dan kekompakan. Kalau diperhatikan, orang yang punya kekuatan paling besar akan berada di barisan paling belakang. Ini artinya bahwa menjadi pemimpin tidak melulu tentang berada di barisan terdepan, tapi bagaimana mengarahkan dan menyatukan yang dipimpinnya.

 

  1. Lomba kelereng

Pelan-pelan bawa kelereng dengan sendok dari garis awal ke garis akhir, tentu saja ini mengajari kita untuk pelan-pelan namun tetap fokus dalam melakukan sesuatu. Terasa kan gimana kesalnya kalau sudah dekat garis akhir, namun konsentrasi terpecah dan membuat kelerengnya jatuh.

Diantara lomba di atas kalian paling suka yang mana? Apapun lombanya, kita bisa memaknainya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Karena perubahan besar dimulai dari diri sendiri. Setuju?

No comments yet. Be the first one to leave a thought.
Leave a comment

Leave a Comment