7 Fantasteen Paling Dicari di 2017

7 Fantasteen Paling Dicari di 2017

 

Remaja kekinian pasti sudah tidak asing dengan seri Fantasteen terbitan Mizan ini. Apalagi penyuka cerita-cerita menegangkan, mesti beli bukunya setiap bulan. Nah, supaya tidak bimbang memilih dan memutuskan judul mana yang mau kamu beli, berikut 7 Fantasteen paling dicari di 2017 yang bisa jadi referensi buat belanja buku di akhir tahun:

 

  1. Fantasteen Ghost in Winter

Busan, Korea Selatan jadi lokasi utama cerita Fantasteen Ghost in Winter. Berkisah tentang Park Soo In, seorang remaja keturunan ningrat yang besar di Seoul, dipaksa pindah oleh kakek neneknya untuk menetap di Busan.

Judul ini berada di urutan teratas Fantasteen paling dicari di 2017. Mungkin, efek latar tempat menjadikan Fantasteen Ghost in Winter jadi Fantasteen paling dicari dan seru untuk diikuti. Melibatkan kasus bullying yang terjadi di sekolah asrama. Antara Park Soo In dengan korbannya Kim Young Nam. Namun, tidak seperti korban bully lainnya. Kim Young Nam bersekutu dengan Dewi Kematian untuk membalas perlakuan buruk Park Soo In.

  1. Fantasteen They Call Me Psychopath 2

Setelah sukses membawa ketegangan pada pembaca dengan cerita pertamanya, kini Fantasteen They Call Me Psychopath 2 melanjutkan rasa penasaran kita tentang kelanjutan kisah Ellen dan Jessie.

Tapi, buat yang belum baca volume pertamanya mending baca dulu deh, baru bisa tenang beli volume 2 ini. Ellen dan Jessie siap sedia memuaskan kehausan kalian akan denyut-denyut jantung berdebar membaca kisah horor.

  1. Fantasteen House of Lavender

Pasti sudah tidak asing dengan cerita horor berlatar rumah angker. Lalu, apa yang berbeda dengan Fantasteen House of Lavender ini? Cerita berawal dari Alaric, Gail, dan ayahnya yang menempati rumah baru tanpa tahu kisah di balik rumah itu. Satu keluarga pernah hilang di dalamnya, tanpa penjelasan, semua masih misteri.

Apakah yang mengintai Alaric dan keluarganya di rumah itu? Dan apa hubungannya dengan Lavender? Semua bisa terkuak kalau kalian baca sampai tuntas.

  1. Fantasteen Shizuka

Jangan bayangkan Shizuka yang manis menggemaskan berbaju merah muda di serial Doraemon. Shizuka yang ini memakai kimono lusuh bernoda darah, tanpa ragu memberikan seringai jahat. Yuki lah yang pertama kali melihat keanehan perempuan misterius ini di sekolah.

Yuki dan Riku pun akhirnya terjebak dalam ikatan masa lalu yang mengantarkan mereka pada dendam Shizuka yang belum usai. Siapa sebenarnya Shizuka? Lalu apa hubungannya semua ini dengan kekuatan terpendam Yuki yang dapat menghidupkan boneka? Cerita kali ini akan membawa kalian pada kisah suram sebuah keluarga Jepang bernama Fujiwa.

  1. Fantasteen Ghost in Spring

Ternyata zombi di Busan bukan hanya ada di film Train to Busan, Fantasteen Ghost in Spring juga bercerita tentang Hanami yang secara mengejutkan bertemu dengan zombi di stasiun Busan. Apakah zombi benar-benar ada di Busan? Atau hanya salah satu cosplayer yang akan menghadiri Festival Film di Busan Cinema Center?

  1. Fantasteen Who Is The Psychopath

Cerita tentang seorang psikopat memang selalu terdengar mengerikan. Fantasteen Who Is The Psychopath menyajikan pengalaman buruk Katie saat mengikuti pertukaran pelajar. Katie dihantui sosok wanita misterius. Dengan penampilan yang bakal bikin semua indra kalian lebih sensitif jika membacanya tengah malam. Saat semua orang di rumah terlelap.

  1. Fantasteen Death Song

Fantasteen terbitan awal tahun 2017 ini masih jadi buruan pembaca. Berkisah tentang sosok perempuan yang tergambar dalam kertas merah. Teror bunga mawar hitam pun mulai mengintai pemilik kertas merah itu. Hingga korban mulai berjatuhan setelah menyanyikan lagu misterius.

Teka-teki demi teka-teki akan terkuak dan membuat bulu kudukmu berdiri. Siapkan teman berteriak di dekatmu saat membacanya.

Jadi, sudah siap meluangkan tengah malam kalian untuk membaca 7 Fantasteen paling dicari di 2017? Mereka akan setia menemani malam-malam sunyi kalian agar liburan terasa lebih seru dan mencekam!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments yet. Be the first one to leave a thought.
Leave a comment

Leave a Comment